RUANGAN YANG AKAN DITINGGALKAN

“Melakukan sedikit kegiatan di perpustakaan pusat, yang dilanjutkan dengan pergi ke Ruang BEM untuk menaruh barang-barang.” Sekitar satu jam lagi shalat jumat akan dimulai. Kebetulan hari ini bawaanku bertambah satu karena aku harus membawa kamera guna keperluan foto bersama Keluarga Besar BEM FHUI 2011. Sesampainya di Student Center aku hanya melihat Nadia yang sedang berdiri di depan bersama dua orang temannya, dan saat itu belum ada BPH BEM lain yang menampakkan diri. Student Center benar-benar tampak lenggang. Mungkin di dalamnya hanya ada 3-4 orang anak-anak LK2 yang entah sedang melakukan apa.

“Membuka pintu ruangan yang akhir-akhir ini tidak terkunci, dan mengetahui bahwa tidak ada satu pun orang di dalamnya.” Akhirnya aku hanya tidur-tiduran di atas matras. Matras yang dalam 6 bulan terakhir menjadi tempat favoritku untuk bersantai-santai siang, atau malah tidur siang. Sadar bahwa semalam Ketua dan Wakil Ketua BEM FHUI yang baru telah terpilih—pertanda kepengurusan 2012 akan segera terbentuk. Sementara tahun 2011 tinggal menyisakan waktunya dua minggu lagi, dan itu pun telah terpakai untuk ujian akhir semester.

“Berselang 10-15 menit, Ruang BEM mulai menemukan nafasnya.” Kali ini orang kedua yang datang setelahku adalah Aurora Wina, Bendahara dari BEM FHUI 2011 yang suka ngomong “Anjing-Anjing” bahkan ketika sedang bercakap-cakap dengan pacarnya sendiri. Sesampainya di ruangan ia langsung menganggu tidurku. Terpaksa saat itu aku harus berbagi matras dengannya. Orang ketiga kemudian datang, dan itu adalah Huda Robbani: Kepala Departemen Pemberdayaan Mahasiswa yang suka membajak bbm orang-orang. Kini suasana di Ruang BEM semakin hidup seperti yang sedari tadi aku harapkan. Dan jika ada satu orang lagi saja yang datang, maka dapat dipastikan bahwa tawa dan canda yang terdengar dari ruangan ini akan semakin membahana.

Sebenarnya masih banyak hal yang ingin aku ceritakan tentang kalian. Namun nanti apa yang bakal menjadi isi dari buku tahunan kita?

5 months ago · 0 notes

blog comments powered by Disqus